Di India, Kopi aja dilacak pakai blockchain

Hi bro - Platform blockchain pemerintahan India untuk pelacakan kopi telah terlihat mengadopsi secara signifikan. 30.000 lebih petani kopi telah mendaftar hanya beberapa bulan setelah peluncuran.


Coffee Board of India (CBoI) bermitra dengan perusahaan software yaitu Eka Software Solutions untuk meluncurkan platform blockchain. Para petani, pengekspor, pengolah, pemanggang, dan pembeli internasional dapat mendaftar, dan memperdagangkan kopi.

Musim kopi mulai perlahan dapat diatasi

Responnya biasa saja saat diluncurkan di bulan maret, hanya 23 petani yang daftar ke dalam platform, membuat 100 ton dari 320.000 ton kopi di India.

Namun, diluar musim itu, musim baru sudah dimulai yang berlangsung dari november hingga maret. Nasib jadi berubah, lebih dari 30.000 petani daftar setelah 8 bulan diluncurkan.

Memastikan konsistensi dengan blockchain

Kualitas kopi sering diputuskan oleh wilayah darimana kopi itu datang. Produksi kopi India turun 10% dari tahun 2016 sampai 2018.

Sejak 70% kopi ekspor, pemerintah berharap dapat meningkatkan penjualan dengan memastikan konsumen dapat memverifikasi sumber kopi. CBoI sendiri akan mulai mengunggah sertifikat yang dapat diverifikasi di platform. 

Secara tradisional, petani kopi telah menjual kopi mereka melalui perantara selama beberapa dekade, Agen biasanya mengambil 5-10% pemotongan untuk menghubungkan petani dan pembeli. Dan petani mendapatkan kurang dari 5% dari uang untuk setiap secangkir kopi yang dijual.

Pemerintah membantu menghapuskan kebutuhan dengan agen sehingga petani menerima harga yang lebih baik.

Selain mengganggu rantai pasok kopi, petani dapat memulai mengembangkan smart contract. Mereka dapat membuat perjanjian yang terikat hukum dalam platform dengan penjual tanpa perlu kontrak hukum. Menggunakan fungsionalitas smart contract ethereum dan termasuk informasi rekanan, kualitas dan kuantitas 

Sebelumnya, bank-bank India telah memutuskan untuk mulai mendorong teknologi blockchain juga, meskipun pemerintah sedang mempertimbangkan untuk melarang Bitcoin dan cryptocurrency lainnya.

Belum ada Komentar untuk "Di India, Kopi aja dilacak pakai blockchain"

Posting Komentar

- Karena banyaknya Komentar / pertanyaan yang masuk, maka admin melakukan moderasi terlebih dahulu. Mohon bersabar kalau komentar / pertanyaan anda belum dibalas :)

- Pertanyaan yang terlalu susah bisa jadi penyebab pertanyaan tidak dijawab, karena admin cuma Newbie :D

- Jangan nyebar SPAM, atau komentar yang mengandung SARA.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel