Bitcoin (BTC) Adalah Racun Tikus, Kata Warren Buffett - BONBITCOIN BLOG

Tuesday, 26 November 2019

Bitcoin (BTC) Adalah Racun Tikus, Kata Warren Buffett

Hi bro, Warren Buffett, CEO Berkshire Hathaway, memang dikenal sangat bearish terhadap bitcoin (BTC) selama bertahun-tahun.

Warren Buffett, Forbes.com

Warren Edward Buffett (lahir di Omaha, Nebraska, Amerika Serikat, 30 Agustus 1930; umur 89 tahun) adalah seorang investor, pengusaha, dan philanthropist asal Amerika Serikat. Dia adalah investor tersukses di dunia. Buffett adalah komisaris, direktur utama, dan sekaligus pemegang saham terbesar di Berkshire Hathaway. Dia adalah orang terkaya ketiga di dunia tahun 2015 versi Forbes. Tahun 2012, majalah Time memasukan Buffett sebagai salah satu orang paling berpengaruh di dunia. (Wikipedia)

Dia sering membandingkan mata uang kripto dengan emas, mengatakan bahwa kedua aset itu sangat spekulatif dan tidak menghasilkan pendapatan dan dividen seperti halnya saham.

Dalam wawancaranya dengan CNBC pada Mei 2018 lalu, Buffett mengatakan bahwa bitcoin adalah "racun tikus".

Selama pertemuan itu sendiri, Buffett bercanda bahwa "jika Anda telah membeli emas pada zaman Kristus dan Anda menghitung suku bunga majemuk di atasnya, itu hanya persepuluh persen."

Baca juga: Tak Punya Dana Pensiun? Ini Tips Jitu dari Warren Buffett untuk Simpanan Hari Tua

Apa yang dikatakan Buffett tentang bitcoin adalah bahwa Anda dapat membelinya, tetapi itu tidak akan pernah menghasilkan sesuatu yang bernilai.

Dia juga menanggapi pertanyaan dari audiens tentang bitcoin dengan mengatakan bahwa bitcoin dan mata uang digital lainnya "akan berakhir buruk."

Wakil Pimpinan Berkshire dan tangan kanan Buffett, Charlie Munger, bahkan mengungkapkan hal yang lebih blak-blakan tentang bitcoin.

"Aku suka cryptocurrency jauh lebih sedikit daripada Anda," kata Munger kepada Buffett. "Bagi saya, itu hanya demensia. Sepertinya ada orang lain yang memperdagangkan rumput dan Anda memutuskan tidak bisa ditinggalkan."

Munger juga menyebut bitcoin sebagai racun. Pada pertemuan pemegang saham The Daily Journal (DJCO), penerbit surat kabar di Los Angeles di mana Munger menjabat sebagai ketua, ia menyebutnya "berbahaya."

Buffett dan Munger sepertinya salah. Buffett pertama kali menyebut bitcoin sebagai "fatamorgana" pada tahun 2014. Saat itu harga bitcoin diperdagangkan sekitar 600 dollar AS. Nah, kini harganya sudah melejit hingga beberapa kali lipat.

Itu sebabnya beberapa ahli cryptocurrency berpikir bahwa investor harus mengabaikan pendapat merendahkan yang terus berulang oleh Buffett dan Munger terkait bitcoin.

No comments:

Post a Comment

- Karena banyaknya Komentar / pertanyaan yang masuk, maka admin melakukan moderasi terlebih dahulu. Mohon bersabar kalau komentar / pertanyaan anda belum dibalas :)

- Pertanyaan yang terlalu susah bisa jadi penyebab pertanyaan tidak dijawab, karena admin cuma Newbie :D

- Jangan nyebar SPAM, atau komentar yang mengandung SARA.
.