Changchuan : Koin Libra Facebook Tidak Dapat Dihentikan - BONBITCOIN BLOG

Friday, 20 September 2019

Changchuan : Koin Libra Facebook Tidak Dapat Dihentikan

Hi bro, seorang tokoh di China percaya bahwa sementara ini memang kekuatan dunia tidak menyambut Libra Facebook, namun kemajuan stablecoin sekarang mungkin sudah tak terbendung lagi.

gambar : blokt.com

Menurut berita yang dilaporkan oleh Coindesk, Beberapa hari sebelum Changchuan Mu, direktur baru Lembaga Penelitian China tentang Mata Uang Digital, secara resmi mengambil perannya pada 6 September pada sebuah platform pendidikan online.

Mu menjawab berbagai pertanyaan seputar crypto, dari fitur teknis Libra coin milik Facebook, hingga potensi integrasi dengan sistem mata uang internasional, sambil menggembar-gemborkan keunggulan mata uang digital China sendiri dibandingkan dengan Libra.

"Tidak ada negara yang menyambut Libra, tetapi bagaimanapun juga itu mungkin (Libra) tak terhentikan," kata Mu dalam kuliah ketiga seri tersebut.

"Sangat tidak mungkin seseorang dapat benar-benar menghentikan orang untuk membeli Libra meskipun ada peraturan yang ketat." sambung Mu.

Mu menjelaskan bahwa yang paling bisa dilakukan bank sentral untuk mencegah Libra memasuki suatu negara adalah dengan meminta semua lembaga pembayaran dan bank komersial mereka untuk tidak memproses transaksi apa pun yang terkait dengan Libra.

Namun, tentu saja masih ada beberapa 'saluran belakang' di mana pengguna dapat menghindari larangan untuk membeli Libra, katanya, mengutip perdagangan Bitcoin bawah tanah (tersembunyi) di China sebagai contoh bagaimana hal itu bisa bekerja.

Meskipun pertukaran China telah memblokir transaksi bitcoin dan lembaga pembayaran termasuk bank komersial dilarang memproses transaksi bitcoin apa pun, tetap masih ada beberapa agen yang menggunakan jaringan pribadi virtual (VPN) untuk membeli bitcoin dari pertukaran luar negeri, menurut Mu.

Situasi ini tentu berlaku untuk Libra juga. "Bahkan jika Facebook diblokir di China, orang akan menggunakan cara tidak langsung untuk membelinya dari luar negeri begitu Libra keluar," kata Mu.

Tetapi dia berpikir bahwa hanya ada satu kemungkinan untuk menghentikan Libra yaitu : "Jika Amerika Serikat melarang Libra secara legal, maka Libra pasti akan dihentikan."

Selama AS tidak memberlakukan larangan hukum terhadap Libra, dan bank sentral lainnya melonggarkan peraturan dari waktu ke waktu, sangat mungkin bahwa Libra akan menjadi mata uang internasional yang dominan, kata Mu.

Ada beberapa kasus ekstrim di mana sebuah negara sepenuhnya merangkul Libra, kata Mu, mencatat Zimbabwe, negara dengan inflasi yang merajalela, mengumumkan tahun lalu bahwa negara itu menyambut mata uang alternatif apa pun.

Perebutan Kedaulatan Moneter

Jika salah satu dasar untuk kebijakan moneter adalah bahwa bank sentral dapat mengendalikan penawaran dan permintaan mata uang lokalnya dengan menyesuaikan tingkat bunga, Libra akan menjadi kekuatan yang tidak stabil, kata Mu.

Kebijakan moneter yang efektif sangat penting untuk ekonomi suatu negara, Libra akan mengikis kekuatan itu, katanya.

"Jika kita membiarkan Libra datang ke pasar, kita akan membuka saluran ekonomi 'bawah tanah'," kata Mu. "Akan sulit bagi China untuk mengelola mata uang asing dan batas modal keluar $ 50.000 akan kurang efektif," kata Mu.

Mengontrol aliran modal dan mencegah pencucian uang adalah "alasan yang lebih dalam" di balik tindakan keras China pada penawaran koin awal (ICO) pada 2017. Mu mengatakan sekitar 15% dari pembayaran internasional tahun lalu adalah aset terenkripsi, mengutip survei dari perusahaan blockchain Clovr (laporan ini belum ditemukan oleh Coindesk)

Mu mengatakan negara Thailand dan Vietnam bisa saja kehilangan kendali atas kebijakan moneter dan suku bunga mereka karena mata uang mereka yang lemah.

Awal tahun ini, China mengumumkan rencana untuk meluncurkan DCEP atau Pembayaran Elektronik Mata Uang Digital, sebagai saingan koin Libra secara domestik atau dalam negeri.

Sementara itu, Mu menunjukkan bahwa DCEP tidak akan menjadi salinan (diplikat) Libra, bank sentral telah membandingkan DCEP dengan Libra dalam pernyataannya dan bagaimana koin akan digunakan oleh konsumen.

Rencana mata uang digital nasional China akan didukung penuh oleh pemerintah pusat dan dipatok dengan mata uang fiat, renminbi Tiongkok.

"Salah satu tujuan DCEP adalah mengganti uang tunai," kata Mu. Karena DCEP tidak terikat pada rekening bank, mata uang dapat memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi anonim, yang akan memberikan keuntungan yang sama dengan Libra dalam hal pembayaran digital.

Meskipun ada kemungkinan bahwa Facebook dapat melacak Anda jika Anda menggunakan Libra, hal yang sama berlaku untuk DCEP, menurut Mu.

"Mata uang digital baru akan menemukan pola perilaku tertentu menggunakan data besar dan mengidentifikasi pengguna," kata Mu, teknologi dapat "membantu pemerintah menindak pencucian uang, penggelapan pajak dan pembiayaan kelompok teroris."

"Kita perlu mempertahankan kedaulatan moneter dan mata uang kita, memperbaiki atap sebelum hari hujan," kata Mu.

No comments:

Post a Comment

- Karena banyaknya Komentar / pertanyaan yang masuk, maka admin melakukan moderasi terlebih dahulu. Mohon bersabar kalau komentar / pertanyaan anda belum dibalas :)

- Pertanyaan yang terlalu susah bisa jadi penyebab pertanyaan tidak dijawab, karena admin cuma Newbie :D

- Jangan nyebar SPAM, atau komentar yang mengandung SARA.
.