Polisi Prancis Tutup Botnet Cryptojacking Monero (XMR) yang Menginfeksi 850.000 Komputer - BONBITCOIN BLOG

Thursday, 29 August 2019

Polisi Prancis Tutup Botnet Cryptojacking Monero (XMR) yang Menginfeksi 850.000 Komputer

Hi bro, belum lama ini Polisi Prancis telah menutup botnet besar yang telah digunakan untuk cryptojacking koin Monero (XMR).

sumber gambar : thehackernews.com

Bagi yang belum tahu, Botnet adalah sekumpulan program yang saling terhubung melalui Internet yang berkomunikasi dengan program-program sejenis untuk melakukan tugas tertentu.Botnet bisa dipakai untuk menjaga keamanan kanal IRC, mengirimkan surel spam, atau berpartisipasi dalam serangan DDos.

Sedangkan Cryptojacking adalah sebuah aktivitas jahat yang membuat perangkat yang terinfeksi secara diam-diam menambang mata uang digital, seperti monero (XMR) dll. Dengan memanfaatkan kekuatan CPU komputer atau perangkat yang terinfeksi.

Cryptojacking didukung oleh "senjata besar"

BBC News melaporkan perkembangan kasus ini pada 27 Agustus. Menurut polisi, botnet didistribusikan dengan mengirimkan email yang sarat virus dengan penawaran gambar er0tis atau uang tunai cepat, dan selanjutnya disebarkan melalui drive USB yang terinfeksi. Virus, yang disebut Retadup, akhirnya menginfeksi 850.000 komputer di lebih dari 100 negara, sehingga menciptakan botnet besar.

Kepala C3N, sebuah unit cybercrime polisi Prancis, Jean Dominique Nollet berbicara di radio Inter France tentang kekuatan botnet ukuran ini, dia mengatakan:

"Orang mungkin tidak menyadarinya tetapi 850.000 komputer yang terinfeksi berarti (ini termasuk) daya tembak yang besar, cukup untuk menjatuhkan semua situs web (sipil) di planet ini."

Peretas yang tidak dikenal dilaporkan memanfaatkan jaringan besar ini untuk menginstal program untuk menambang XMR cryptocurrency yang berfokus pada keamanan tanpa izin pengguna. Selain itu, aktor jahat menggunakan jaringan jahat untuk memeras uang melalui ransomware, dan juga untuk mencuri data dari rumah sakit dan pasien Israel.

Polisi Prancis dapat menemukan server botnet yang berlokasi di kota Paris, dan mendisinfeksi ratusan ribu komputer yang terkena dampak dengan mengarahkan virus ke tujuan yang tidak berbahaya di internet dengan bantuan Biro Investigasi Federal Amerika Serikat atau FBI.

Namun, operator botnet belum ditangkap pada saat publikasi. Mereka diyakini telah menghasilkan jutaan dolar dari kegiatan terlarang, yang dimulai pada tahun 2016.

Apa Iya Lebih banyak XMR cryptojacking berasal dari Perancis?

Seperti dilaporkan sebelumnya oleh Cointelegraph, perusahaan cybersecurity Varonis baru-baru ini menemukan penambang XMR tersembunyi yang tidak biasa yang bisa mati sendiri setiap kali pengguna meluncurkan task manager.

Para peneliti percaya bahwa penambang XMR ini juga berasal dari Perancis, atau negara berbahasa Perancis. Mereka mendasarkan hipotesis mereka pada keberadaan istilah Prancis dalam kode, serta komentar Prancis dalam file arsip yang mengekstraksi sendiri.

No comments:

Post a Comment

- Karena banyaknya Komentar / pertanyaan yang masuk, maka admin melakukan moderasi terlebih dahulu. Mohon bersabar kalau komentar / pertanyaan anda belum dibalas :)

- Pertanyaan yang terlalu susah bisa jadi penyebab pertanyaan tidak dijawab, karena admin cuma Newbie :D

- Jangan nyebar SPAM, atau komentar yang mengandung SARA.
.