Yakin Nasi Padang Mau di Boikot? Jokowi Saja Suka dengan Lezatnya Nasi Padang - BONBITCOIN BLOG

Monday, 22 April 2019

Yakin Nasi Padang Mau di Boikot? Jokowi Saja Suka dengan Lezatnya Nasi Padang

Trending - Hi bro, belum lama ini hastag #NasiPadang menggema di Twitter, ini dikarenakan ada pendukung cawapres 01 menyerukan untuk memboikot nasi Padang.


Pasangan nomor urut 02 Jokowi-Ma’ruf mengalami kekalahan telak di Provinsi Sumatera Barat. Sementara itu, Prabowo-Sandi tercatat unggul dalam perolehan suara sementara. Perhitungan sementara di situs resmi KPU menunjukkan bahwa Jokowi hanya mendapatkan suara sebesar 151.828. Sedangkan Pak Prabowo unggul sangat jauh dengan mendapatkan suara sebesar 986.565.

Kekalahan Jokowi di Sumatra Barat, tentunya membuat para pendukung paslon 01 cukup kecewa. Mereka menyuarakan kekecewaannya terhadap kekalahan telak Jokowi melalui media sosial. Sebagain dari mereka bahkam meminta Jokowi untuk tidak terlalu fokus membangun daerah dimana Jokowi kalah telak. Anehnya, tak sedikit dari mereka yang memutuskan untuk memboikot nasi padang, hanya karena perolehan suara Jokowi yang sangat buruk di Sumatra Barat.

Berawal Dari Facebook

Akun Facebook bernama Satria lantas mengajak para pendukung Jokowi - Maruf untuk melakukan boikot rumah makan padang.

"Jadi malas makan di Rumah Makan Padang, kayaknya rakyat yang harus membalas. Bangkrutkan semua Rumah Makan Padang," ujar akun itu seperti dikutip Suara.com, Senin (22/4/2019).

Ajakan dari akun itu mendapatkan respons positif dari pengguna Facebook lainnya. Akun bernama Totok Hendriarto menegaskan, akan melakukan aksi boikot dimulai dari keluarganya sendiri sejak Minggu, 21 April 2019.

"Ide bagus nih. Gimana supaya bisa buat gerakan anti masakan Padang ya. Biar tau rasa mereka. Udah dikasih banyak sama Pakde masih juga balasannya nyakitin Pakde. Gila emang! Akan saya mulai dari keluarga saya sendiri mulai hari Minggu 21 April," ujar akun Totok Hendriarto.

Sementara itu, akun bernama Omang juga menyetujui ajakan boikot itu. "Setuju, makan nasi pecel aja. Nasi Padang saya kurang suka," ungkap Omang.


Penggalan obrolan merencanakan aksi boikot Rumah Makan Padang ini menjadi viral di media sosial.

Banyak warganet yang meragukan rencana aksi itu hingga tak sedikit pula warganet balik mencibir aksi yang dianggap cukup ekstrem.

"Yang bisa boikot rumah makan padang hanya persatuan hipertensi dan kolesterol tinggi hahahaa ada-ada aja," kata @f4dl176.

"Yakin mau boikot rumah makan padang dan segala masakannya? Fix, pas lebaran gak usah makan rendang ya. Padahal rendand dinobatkan sebagai salah satu makanan terenak di dunia loh," ujar @nippon_indo.

"Gara-gara ada yang mau boikot rumah makan padang, alhasil bertebaran macam-macam masakan padang di timeline. Tolonglaaah, hamba cuma bisa nelen ludah," ungkap @mayasoffa.

"Semoga rumah makan padang tidak diboikot karena pak @jokowi makan padang," cuit @republiktweep.

Tanggapan Tokoh Minang

Terkait pernyataan pendukung paslon 01 yang akan memboikot nasi Padang, dr.Patrianef menanggapi hal tersebut dengan sangat luar biasa. Berikut tanggapannya:

Ada pepatah di Minangkabau:

Kamanakan barajo ka mamak
Mamak barajo ka panghulu
Pangulu barajo ka mufakat
Mufakat barajo ka nan bana
Bana badiri sandirinyo
Bana manuruik alua jo patuik
Manuruik patuik jo mungkin

Artinya, orang Minang tidak akan mengikuti pimpinannya jika mereka menganggap sesuatu itu tidak benar. Bagi orang Minang, yang paling penting itu adalah kebenaran, kebenaran itu berdiri sendiri. Kebenaran ada jalannnya sendiri.

Jadi, walaupun 11 Bupati dan Walikota di Sumbar mendukung 01, hanya Walikota Padang yang terus terang mendukung dan menghadairi kampanye 02, Gubernur Sumbar yang kader PKS memilih menghindar dengan ke Jepang waktu kedatangan Capres 02, rayat akan tetap memilih yang mereka anggap benar. Rakyat tidak akan mengikuti pilihan Kepada Daerah (Raja) mereka sepanjang itu tidak mereka anggap sebagai sesuatu yang benar.

Tidak usahlah menghimpun opini dengan menyuarakan boikot nasi Padang, karena orang Padang akan selalu bersikap kritis kepada siapapun pengasa dan akan selalu memihak kepada sesuatau yang mereka anggap benar.

Walaupun banyak orang Minang pedagang, tetapi dalam hal sesuatu yang mereka anggap kebenaran, mereka tidak akan melakukan transaksi politik. Tidak ada dagang kebenaran bagi orang Padang.

Yang harus dilakukan untuk meyakinkan orang Minang adalah yakinkan mereka bahwa agama dan aqidah mereka akan terpelihara, dan yakinkan mereka bahwa apa yang dilakukan adalah kebenaran.

Percaya dan yakinlah, bahwa orang Minang sangat nasionalis, mulai dari zaman kemerdekaan sampai sekarang. Pejuang-pejuang zaman kemerdekaan sangat banyak yang berasal dari Minangkabau.

Salam akal sehat

Padang, 22 April 2019

dr. Patrianef
(Pegiat Sosial dan Kesehatan)

Ternyata Jokowi Suka Nasi Padang

Belum lama ini, Ustadz Yusuf Mansur Puji Jokowi Yang Makan Nasi Padang, Tanpa Warung Padang Gak Ada Indonesia. Ustadz Yusuf Mansur Puji Jokowi Yang Makan Nasi Padang melalui akun instagram resminya.

Foto Jokowi sedang makan nasi padang itu diunggah di akun Instagram Ustadz Yusuf Mansur @yusufmansurnew, 20 April 2019. Dalam foto tersebut, Jokowi mengenakan kemeja putih. 



Jadi, tidak perlu membawa bawa Nasi Padang ke Politik, nasi padang tidak bersalah !! Jangan lupakan lezatnya rendang yang merupakan salah satu makanan terenak di dunia. :)