Anak Perusahaan KAKAO Korea Meluncurkan Platform Bisnis Blockchain - BONBITCOIN BLOG

Monday, 20 May 2019

Anak Perusahaan KAKAO Korea Meluncurkan Platform Bisnis Blockchain

CRYPTO - Hi bro, Dunamu, cabang fintech dari perusahaan Internet terbesar Korea Selatan, Kakao, dilaporkan meluncurkan platform layanan blockchain yang dirancang untuk membantu perusahaan memulai bisnis menggunakan blockchain. JoongAng Daily Korea melaporkan berita tersebut.


Platform yang disebut Luniverse dan diawasi oleh laboratorium penelitian teknologi blockchain Lambda256, diarahkan untuk membantu startup TI mengembangkan layanan berbasis blockchain. Platform ini dilaporkan memiliki tingkat keamanan yang tinggi dan fungsi penskalaan otomatis, yang dapat menyesuaikan ukuran blockchain sesuai dengan jumlah data yang disimpan di dalamnya.

Blockchain adalah teknologi tanpa pusat (terdesentralisasi), berupa sebuah buku besar terdistribusi (distributed ledger) terbuka yang dapat mencatat transaksi antara dua pihak secara efisien dan dengan cara yang dapat diverifikasi dan permanen. Blockchain terkenal sebagai teknologi yang mendasari mata uang digital (cryptocurrency) seperti bitcoin.

Untuk mengimplementasikan layanan, Dunamu dilaporkan berkolaborasi dengan perusahaan blockchain yang menyediakan berbagai aplikasi dan produk blockchain mengikuti bidang bisnis klien. Park Jae-hyun, CEO dan mantan kepala penelitian Lambda256 mengatakan bahwa “di masa lalu, banyak perusahaan membangun blockchain mereka sendiri, tetapi alternatifnya adalah melakukan outsourcing pembentukan blockchain dalam bentuk layanan yang ditawarkan pada sistem cloud.”

Pada 18 Maret, Kakao mengumumkan integrasi dompet cryptocurrency-nya dalam aplikasi pesan KakaoTalk, yang konon akan memungkinkan lebih dari 44 juta pengguna KakaoTalk Korea Selatan untuk mengirim transaksi peer-to-peer menggunakan dompet bertenaga crypto milik Kakao.

Juga pada bulan Maret, dilaporkan bahwa Kakao akan mengulangi penawaran koin awal (ICO) setelah menjaring $ 90 juta dari investor. Klaytn, platform blockchain yang merupakan tanggung jawab perusahaan spin-off Ground X, sekarang akan berusaha untuk mengumpulkan $ 90 juta lagi. Pada Desember 2018, Kakao pertama kali mengumumkan bahwa ia berencana untuk mengumpulkan sekitar $ 300 juta melalui Ground X untuk mengembangkan tokennya sendiri.

ICO (Initial Coin Offering) dalam dunia cryptocurrency adalah Penawaran koin awal yang dilakukan oleh sang pengembang sebelum crypto tersebut benar benar masuk ke pasaran / market. Penawaran koin ini bertujuan untuk penggalangan dana yang digunakan mengembangkan proyek crypto tersebut. Para investor yang berminat pada proyek ICO tersebut bisa membeli coin / token untuk mendukung proyek tersebut dengan harapan harga coin tersebut akan terus naik dan memiliki harga bagus setelah masuk ke pasaran.

Seperti yang dilaporkan pada bulan Februari 2019, pada kuartal keempat tahun 2018, biaya operasional Kakao terkait dengan bisnis baru, seperti blockchain dan artificial intelligence sebesar 65 miliar won ($ 57,5 juta) yang dilaporkan menyebabkan kerugian bersih untuk seluruh periode. Pendapatan operasional konsolidasi Kakao adalah 4,3 miliar won Korea ($ 3,8 juta).

No comments:

Post a Comment

- Karena banyaknya Komentar / pertanyaan yang masuk, maka admin melakukan moderasi terlebih dahulu. Mohon bersabar kalau komentar / pertanyaan anda belum dibalas :)

- Pertanyaan yang terlalu susah bisa jadi penyebab pertanyaan tidak dijawab, karena admin cuma Newbie :D

- Jangan nyebar SPAM, atau komentar yang mengandung SARA.
.