Sedih, Layanan Pertambangan Crypto CoinHive Akan Tutup bulan Maret - BONBITCOIN BLOG

Thursday, 28 February 2019

Sedih, Layanan Pertambangan Crypto CoinHive Akan Tutup bulan Maret


Crypto - Hi bro, Layanan penambangan Cryptocurrency Coinhive akan ditutup, karena proyek ini kabarnya tidak dapat menghindari masalah ekonomi alias bangkrut. Tim Coinhive telah mengumumkan dalam sebuah postingan blog pada 26 Februari.


Dahulu Coinhive memang lumayan populer, bahkan admin sempat menulis tutorialnya :


Sesuai dengan pengumuman, layanan penambangan ini akan menghentikan operasinya pada 8 Maret 2019, sementara dasbor pengguna akan dapat diakses hingga 30 April 2019. Di antara beberapa alasan di balik penutupan, para pengembang mencatat penurunan lebih dari 50 persen dalam tingkat hash mengikuti hardfork Monero (XMR) terakhir.

Layanan ini dilaporkan juga terpukul oleh penurunan pasar cryptocurrency, dengan nilai XMR yang merosot lebih dari 85 persen dalam setahun. ".....Pengumuman fork dan algoritma yang diumumkan dari jaringan Monero pada 9 Maret telah membawa kita pada kesimpulan bahwa kita perlu menghentikan Coinhive," tulis postingan itu.

Coinhive adalah layanan penambangan mata uang digital berbasis JavaScript yang menggunakan kode komputer untuk dipasang di situs web. Setelah diinstal, layanan ini menggunakan beberapa kekuatan komputasi dari browser yang memuat situs yang dimaksud. Meskipun Coinhive bukan kode jahat, Coinhive menjadi populer di kalangan peretas karena melakukan cryptojacking.

Cryptojacking adalah serangan di mana penyerang menjalankan perangkat lunak penambangan mata uang kripto (cryptocurrency) pada perangkat keras milik korban tanpa izin.

Awal bulan ini, raksasa teknologi Microsoft menghapus delapan aplikasi Windows 10 dari toko aplikasi resminya setelah perusahaan cybersecurity Symantec mengidentifikasi keberadaan kode penambangan XMR secara diam-diam. Analisis perusahaan mengidentifikasi jenis malware penambangan yang terlampir dalam aplikasi sebagai kode penambangan Coinhive XMR berbasis web.

Pada bulan Januari, perusahaan cybersecurity Israel Check Point merilis Global Threat Index untuk Desember 2018, yang menyatakan bahwa tiga kelompok malware yang paling dicari semuanya terkait dengan cryptojacking dengan Coinhive.

Sebuah laporan baru-baru ini dari platform keamanan cyber, Kaspersky Labs, mengungkapkan bahwa cryptojacking mengambil alih ransomware sebagai ancaman keamanan siber terbesar, terutama di Timur Tengah, Turki dan Afrika.

No comments:

Post a Comment

- Karena banyaknya Komentar / pertanyaan yang masuk, maka admin melakukan moderasi terlebih dahulu. Mohon bersabar kalau komentar / pertanyaan anda belum dibalas :)

- Pertanyaan yang terlalu susah bisa jadi penyebab pertanyaan tidak dijawab, karena admin cuma Newbie :D

- Jangan nyebar SPAM, atau komentar yang mengandung SARA.
.