Bikin Ngiler, Gaji Insinyur Blockchain Mencapai Rp 2,6 Miliar ! - BONBITCOIN BLOG

Thursday, 28 March 2019

Bikin Ngiler, Gaji Insinyur Blockchain Mencapai Rp 2,6 Miliar !


Crypto - Hi bro, Nilai mata uang digital alias cryptocurrency memang tak setinggi seperti akhir tahun 2017. Namun, ternyata pendapatan para insinyur blockchain tidak terpengaruh, gaji mereka tetaplah sangat tinggi. Blockchain sendiri adalah teknologi yang mendasari mata uang digital seperti Bitcoin (BTC)


Seperti yang dilansir CNBC, Insinyur blockchain bisa mendapatkan penghasilan rata-rata antara 150.000-175.000 dollar AS atau sekitar Ro 2,25 miliar hingga Rp 2,63 miliar per proyek !

Menurut Hired, perusahaan Jasa yang membantu merekrut kandidat pegawai teknologi di San Fransisco, Pendapatan Insinyur blockchain lebih tinggi dari ahli perangkat lunak (software) lainnya yaitu sekitar 135.000 dollar AS  atau sekitar Rp 2 miliar per proyek, itupun harus proyek yang cukup besar.

Gaji para ahli blockchain tersebut ternyata setara dengan gaji para spesialis kecerdasan buatan (AI) dan lebih tinggi dibandingkan dengan insinyur perangkat ataupun rekayasa teknologi lainnya.   

Besarnya pendapatan para insinyur blockchain dikarenakan tingginya permintaan terhadap para ahli di bidang ini. Tak tanggung - tanggung, perusahaan raksasa seperti Facebook, Amazon, IBM, dan Microsoft merupakan beberapa perusahaan yang mencari pegawai di bidang blockchain.

Hired mencatat pada akhir 2017, perusahaan-perusahaan mulai menambahkan keahlian blockchain saat mencari karyawan. Dan sejak itu permintaan karyawan dengan keahlian blockchain melonjak hingga 400 persen. 

"Ada banyak permintaan untuk blockchain. Insinyur perangkat lunak ini masih sangat sedikit, tetapi karena itulah mengapa gaji mereka jauh lebih tinggi," sebut CEO Hired Mehul Patel.   

Patel menambahkan tentang pekerjaan sebagai Insinyur blockchain  :

"Sudut pandangnya adalah perencanaan jangka panjang, Jika Anda akan menggeluti teknologi blockchain, Anda harus mendapatkan bakat itu."

Kemudian Dustin Welden, seorang Insinyur blockchain yang dipekerjakan pada bulan Maret 2018 oleh Globys yang berbasis di Seattle untuk memanfaatkan teknologi blockchain untuk mengintegrasikan layanan akuntansi.  mengatakan :

"Ketika (saya) ganti keahlian saya menjadi 'insinyur blockchain, telepon tak berhenti berdering, sekarang saya mendapatkan permintaan wawancara setiap hari di LinkedIn."

Menurut CNBC, Insinyur yang ingin mengkhususkan diri dalam blockchain harus memiliki pengetahuan tentang jaringan, desain database dan keterampilan komputasi kriptografi. Beberapa bahasa pemrograman yang harus dikuasai yaitu Java, JavaScript, C ++, Go, Solidity dan Python. 

No comments:

Post a Comment

- Karena banyaknya Komentar / pertanyaan yang masuk, maka admin melakukan moderasi terlebih dahulu. Mohon bersabar kalau komentar / pertanyaan anda belum dibalas :)

- Pertanyaan yang terlalu susah bisa jadi penyebab pertanyaan tidak dijawab, karena admin cuma Newbie :D

- Jangan nyebar SPAM, atau komentar yang mengandung SARA.
.