Luno : Afrika Selatan, Malaysia dan Indonesia Melampaui Eropa dalam Kesadaran dan Kepemilikian Bitcoin - BONBITCOIN BLOG

Breaking

Informasi Crytocurrency,
Teknologi 
dan Suka - suka.

3 Terbaru

ARTIKEL BARU LAINNYA >>

Kamis, 08 November 2018

Luno : Afrika Selatan, Malaysia dan Indonesia Melampaui Eropa dalam Kesadaran dan Kepemilikian Bitcoin

Crypto - Hi bro, sebuah survei yang dilakukan oleh salah satu firma crypto, Luno telah menemukan bahwa tingkat kepemilikan dan keakraban dengan cryptocurrency atau mata uang digital lebih tinggi di Malaysia, Indonesia dan Afrika Selatan dibandingkan dengan pasar Eropa.


image : twitter

Bersumber dari CCN.com dan Luno, Tiga pasar di negara berkembang yaitu Indonesia, Malaysia dan Afrika Selatan memiliki tingkat kepemilikan cryptocurrency yang bervariasi, masing-masing 40%, 39% dan 29%. Menurut penelitian, tingkat keakraban dari masing-masing negara tersebut adalah 63%, 57% dan 69%. Sebaliknya, pasar Eropa berkinerja terbaik dalam survei adalah Belanda, di mana kepemilikan cryptocurrency adalah 27%, sedangkan tingkat keakraban cryptocurrency adalah sebesar 39%.

Ekonomi besar lainnya di Eropa seperti Perancis, Italia dan Jerman juga berkinerja buruk dibandingkan dengan pasar yang sedang berkembang di Afrika Selatan, Indonesia dan Malaysia.

Keyakinan Terhadap Crypto Lebih Tinggi di Pasar Berkembang

Di Jerman, tingkat keakraban terhadap cryptocurrency adalah 49%, sedangkan kepemilikan cryptocurrency adalah 9%. Perancis bernasib sedikit lebih baik dengan tingkat keakraban cryptocurrency 37%, sementara kepemilikan cryptocurrency adalah sebesar 19%. Di Italia, tingkat keakraban cryptocurrency adalah 50%, sementara persentase orang yang memiliki cryptocurrency adalah 14%.

Responden survei di Eropa menunjukkan bahwa mereka tidak memiliki cukup pengetahuan yang diperlukan untuk membeli atau menggunakan mata uang kripto. Afrika Selatan, Indonesia dan Malaysia, mengungkapkan bahwa mereka memiliki informasi yang memadai sehingga membuat mereka merasa percaya diri membeli atau menggunakan aset digital seperti bitcoin.

“Di Eropa orang menyatakan bahwa mereka tidak memiliki pengetahuan yang cukup (akses dan informasi) untuk merasa yakin membeli / menggunakan crypto. Sedangkan di Afrika Selatan, Indonesia dan Malaysia bukanlah masalah besar, orang merasa percaya diri dan menyatakan memiliki akses dan informasi yang cukup, ” dari catatan survei dengan lebih dari 1.000 responden yang diwawancarai di masing-masing negara.

Pasar Eropa lainnya yang disurvei adalah Rumania, Lithuania, Polandia, Republik Irlandia dan Belanda.

Produk Investasi

Penelitian Luno yang berfokus pada sebagian besar warga Afrika Selatan menemukan bahwa penduduk dan warga negara lebih sering melihat mata uang kripto sebagai 'kendaraan' investasi daripada alat tukar. sebesar 83% mempercayai bitcoin dan crypto lain sebagai alat investasi, kemudian sebanyak 23% menggunakannya untuk melakukan pembelian secara online.

Sesuai dengan hasil studi, Hanya 12% penduduk Afrika Selatan yang menggunakan mata uang kripto untuk melakukan transfer uang antar-rekan, ke keluarga dan teman.

Keakraban dengan cryptocurrency tertinggi ada di bagian barat Afrika Selatan dengan 71%, sementara di Utara dan Timur lebih rendah dari rata-rata nasional (69%), yaitu masing - masing 68% dan 66%. Untuk soal gender, lebih banyak pria daripada wanita yang akrab dengan cryptocurrency.

Bitcoin (BTC) adalah cryptocurrency yang paling populer di Afrika Selatan, diikuti oleh Ethereum (ETH), Ripple (XRP) dan Dash.

(BAS/08/11/18)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

- Karena banyaknya Komentar / pertanyaan yang masuk, maka admin melakukan moderasi terlebih dahulu. Mohon bersabar kalau komentar / pertanyaan anda belum dibalas :)

- Pertanyaan yang terlalu susah bisa jadi penyebab pertanyaan tidak dijawab, karena admin cuma Newbie :D

- Jangan nyebar SPAM, atau komentar yang mengandung SARA.
.